Home Nasional Rakernas, Menkominfo : SMSI berikan Kontribusi Positif

Rakernas, Menkominfo : SMSI berikan Kontribusi Positif

145
0

Jakarta, (titikfocuss) – Keberadaan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) dalam era digital, dengan harapan mampu menjadi aktor penting yang ikut berperan dalam menyehatkan demokrasi.

Hal itu disampaikan Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Republik Indonesia (RI) Johnny G. Plate dalam sambutan secara virtual Rakernas SMSI 1, di Hotel Marbella Anyer, Serang, Banten, Sabtu (26/09/2020).

“Goncangan media sosial semakin sulit terkontrol, sehingga menimbulkan berbagai dampak dan problem demokrasi. Maka menjadi keharusan bagi SMSI berbenah guna memberikan kontribusi positif sebagai satu aktor bagi Indonesia maju,” ujarnya.

“Terutama dalam menanggulangi berita hoaks, kekacauan informasi dan pornografi. Justru hal itu sering muncul di FB, instagram, twitter dan youtube. Butuh peran media siber di sini,” tambah Johnny.

Kesempatan yang sama, Wakil Ketua Dewan Pers, Hendri CH Bangun, mewakili Ketua Hi. Muhammad Nuh, dalam sambutannya memberikan apresiasi atas besarnya jumlah perusahaan pers yang tergabung dalam SMSI.

“Dengan 1.224 anggota, saya nilai adalah sebagai asosiasi siber terbesar di Indonesia. Sangat luar biasa,” kata dia.

“Jumlah itu berdasarkan data yang kami (Dewan Pers, red) miliki. Dan bisa jadi tidak hanya di Indonesia. Ini perlu dicatat di MURI Jaya Suprana,” imbuhnya.

Menurut Hendri, juga Ketua Dewan Pakar SMSI, dari pelaksanaan Rakernas ini bisa menghasilkan ide-ide yang segar, praktis dan pragmatis serta memberi jalan keluar yang elegan bermuara pada kepentingan bangsa.

“SMSI juga harus ikut mencerdaskan kehidupan bangsa. Data di Dewan Pers juga mencatat dari pengaduan berita, 90 persen dari berita online,” paparnya.

Sementara Ketum SMSI Firdaus sangat berterima kasih atas kehadiran pengurus SMSI provinsi maupun kabupaten/kota meski pandemi Covid-19 rela menyediakan waktu dan tenaganya untuk kemajuan SMSI.

“Kita memerlukan inovasi dan terobosan agar media siber yang masih kecil bisa menjadi sejahtera. Tentu ini mesti memperoleh dukungan dari Menkominfo dan Dewan Pers,” tuturnya. (red/rls).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here