Home Kab. Lampung Barat 7 Program dan 3 Komitmen, Parosil Mabsus Sukses Pimpin Lambar

7 Program dan 3 Komitmen, Parosil Mabsus Sukses Pimpin Lambar

191
0

Lampung Barat, (titikfocus) – Dalam mempercepat pembangunan suatu daerah di saat pandemi covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat (Lambar) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Tahun Anggaran 2022 secara serentak di 15 kecamatan, dimulai Tanggal 24 – 26 November 2021, hari pertama digelar pada 7 kecamatan.

Rasmani, selaku tokoh masyarakat setempat mengapresiasi atas kinerja pemerintah daerah Lambar di bawah kepemimpinan Bupati Parosil dan Wakil Bupati Mad Hasnurin, yang biasa disebut dengan Gaungan (PM).

Dirinya menyatakan, bahwa kepemimpinan PM tersebut telah eksis dan membuahkan hasil tahap demi tahap mengimplementasikan dalam 7 (Pitu) program dan 3 (tiga) komitmen.

“Bupati telah melakukan program yang dicanangkan, yaitu pitu program dan tiga komitmen. Penilaian kami eksis, bisa memenuhi apa yang dijanjikan tahap demi tahap, seperti apa yang diharapkan masyarakat,” ungkapnya, Rabu (24/02/2021).

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Wasisno Sembiring, SE, MP., membuka Musrenbang di Kecamatan Sumber Jaya dan Air Hitam. Sedangkan Asisten III Bidang Administrasi Umum Drs. Ismet Inoni, M.M., membuka Musrenbang di Kecamatan Batu Ketulis dan Kebun Tebu.

Wakil Bupati Lambar Drs. Mad Hasnurin melakukan Musrenbang di Kecamatan Sekincau, Asisten I Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Drs. Adi Utama membuka Musrenbang di Kecamatan Pagar Dewa.

Pada kesempatannya, Bupati Kabupaten Lambar Parosil Mabsus mengatakan, Musrenbang itu dimulai dari tingkat Dusun yang kemudian naik ke tingkat Pekon (Desa) dan selanjutnya naik ke tingkat Kecamatan.

Pada musrenbang di tingkat kecamatan tersebut, Parosil menyerap berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat melalui Peratin dan Camat, terkait perencanaan pembanguan yang akan dilaksanakan pada tahun 2022 mendatang.

Parosil yang biasa disapa Pacik, juga meminta agar perencanaan pembangunan yang diusulkan dari masing-masing pekon merupakan program prioritas, agar kedepannya benar-benar berdampak positif pada kesejahteraan masyarakat.

Tak hanya itu, ia juga mengucapkan permohonan maaf, apabila dalam penyerapan aspirasi tersebut tak dapat terealisasi secara keseluruhan, karena hal tersebut tersendat dalam keterbatasan anggaran.

“Usulkan program yang benar-benar menjadi prioritas, mohon maaf apabila usulan-usulan tak dapat terealisasi semua, karena mungkin adanya keterbatasan anggaran,” tutur Parosil.

“Berdasarkan peraturan Perundang-undangan yang berlaku, mau tidak mau musrenbang tersebut mesti tetap dilakukan demi berjalannya roda pemerintahan dengan catatan mengedepankan protokol kesehatan. Karena amanat peraturan perundang-undangan dalam penjaringan aspirasi masyarakat, suka tidak suka walaupun ditengah pandemi harus tetap berjalan, dengan catatan mengedepankan protokol kesehatan,” tambah Bupati Parosil.

Dalam musrenbang tersebut, Bupati daerah Beguai Jejama itu juga menekankan, agar Musrenbang tersebut dipersingkat, sehingga waktu yang diperlukan tidak terlalu lama, guna menghindari penyebaran wabah Covid-19.

“Tak boleh terlalu lama dan dipersingkat untuk menghindari Covid-19,” ungkap dia.

Pada Musrenbang itu, Parosil melakukan penyerahan dana anggaran untuk Kecamatan Way Tenong sebesar Rp.6.171.258.087,- untuk APBD Kelurahan Pajar Bulan Rp.516.376.370,- untuk Pekon Karang Agung untuk Dana Desa Rp.921.433.000,- dan ADP Rp.421.560.000,- Pekon Padang Tambak untuk Dana Desa Rp.951.088.000,- dan ADP Rp.432.360.000,- Pekon Tambak Jaya untuk Dana Desa Rp.927.574.000,- dan ADP Rp.421.560.000,- Pekon Sukananti untuk Dana Desa Rp.997.151.000,- dan ADP Rp.408.060.000,- Pekon Tanjung Raya untuk Dana Desa Rp.866.293.000,- dan ADP Rp.421.560.000,- Pekon Mutar Alam untuk Dana Desa Rp.868.686.000,- dan ADP Rp.421.560.000,- Pekon Sukaraja untuk Dana Desa Rp.907.637.000,- dan ADP Rp.421.560.000,- Pekon Pura Laksana untuk Dana Desa Rp.997.554.000,- dan ADP Rp.432.360.000,- .

Selain itu, juga dilakukan penyerahan Biaya Penyelenggaraan Pendidikan Merata (BPPM) dari tingkat TK/RA, SD/ MI, SMP/Mts. Untuk Negeri, sebesar Rp.251.597.000,- sedangkan untuk Swasta sebesar Rp.111.750.000,- dengan total keseluruhan Rp.363.347.000,- .

Selanjutnya, dilakukan pula penyerahan Bantuan Sarana Budidaya Ikan Nilem, penyerahan mesin pemotong rumput 1 unit dan bibit lada 750 batang, penyerahan alat membatik diberikan kepada IKM batik tulis untuk Buk Yanita Pekon Pura Laksana, penyerahan bibit benih tanaman untuk TP PKK Kecamatan Way Tenong yang diantaranya bibit cabai, bibit tomat, bibit terong, benih jagung polibag. Lalu penyerahan kursi roda untuk masyarakat setempat, serta dilakukan pula penyerahan bibit pohon buah dan dilanjutkan penanaman pohon bersama dilingkungan kecamatan setempat, dalam rangka mewujudkan Kabupaten Konservasi. (adhy/red).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here