Home Uncategorized TKI Asal Kota Metro Belum Boleh Berangkat

TKI Asal Kota Metro Belum Boleh Berangkat

111
0

Kota Metro, (titikfocus) – Sekira dua tahun mewabahnya pandemi, Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Metro menunda keberangkatan seluruh tenaga kerja Indonesia (TKI) yang akan bekerja ke luar negeri.

Mewakili Kepala Dinas, Kepala Bidang (Kabid) Tenaga Kerja Disnaker Kota Metro, Aprizal mengatakan, penundaan keberangkatan TKI asal daerah Bumi Sai Wawai tersebut berdasarkan keadaan di sejumlah negara tujuan yang masih dalam pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Selama pandemi Covid-19, Disnaker belum bisa memberangkatkan TKI ke keluar negeri. Karena kondisi di sana sama saja, masih pandemi juga,” ungkapnya, Senin (24/05/2021).

Menurut Aprizal, kondisi pandemi seperti saat ini sangat berpengaruh terhadap negara tujuan yang belum memperbolehkan TKI untuk bekerja di negara tujuan.

Padahal, setiap tahunnya Disnaker Kita Metro memberangkatkan sedikitnya tiga hingga lima orang untuk bekerja ke luar negeri.

“TKI banyak yang minat ke Jepang, Hong-Kong, dan Taiwan. Dan biasanya tiap bulan atau tiap tahun pasti ada yang berangkat. Tapi dua tahun belakangan tidak ada,” ungkapnya.

Selain itu, dia menambahkan, lantaran tidak adanya keberangkatan TKI selama pandemi ini. Minat warga yang ingin bekerja keluar negeri juga berkurang.

“Mungkin calon TKI sudah tahu kalau pandemi tidak ada keberangkatan bekerja ke luar negeri. Jadi sepi peminat. Sejauh ini saja hanya dua orang yang masih proses administrasi. Namun belum jelas mau berangkat kapan,” terangnya.

Namun begitu, dia menjelaskan, TKI asal Kota Metro bisa melakukan keberangkatan jika negara tujuan membutuhkan tenaga kerja.

“Kemungkinan bisa atau tidaknya tenaga kerja Indonesia berangkat ke luar negeri, tergantung dari negara tujuannya. Mengizinkan masuk atau tidak,” ujarnya.

Dia menjelaskan, proses pemberangkatan tenaga kerja melalui perusahaan jasa penyaluran TKI. Sementara, Disnaker hanya mengeluarkan surat pengantar untuk penerbitan paspor dan penerbitan SKCK.

“Kalau Metro peminatnya masih sedikit untuk menjadi TKI. Yang banyak peminat biasanya dari Lampung Timur dan Lampung Tengah,” tandasnya.

Sementara, pihaknya belum bisa memastikan kapan TKI yang sudah mendaftarkan diri akan diberangkatkan ke negara tujuannya.

“Belum tahu kapan, ya pastinya menunggu kondisi pandemi ini berakhir,” tutup Aprizal. (Red).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here